Salah satu bank milik pemerintah adalah Bank BNI 46. Sebagai mana institusi pemerintahan lainnya bank ini tidak terlalu fokus mencari keuntungan semata melainkan pelayanan ke masyarakat. Kesempatan mengunjungi BNI kami dapat pertama kali di Muara Bungo, Jambi. Setelah kesepakatan didapat maka Rekavisitama melakukan instalasi Grade-Q, mesin antrian di BNI 46 di kota kecil tersebut. Perjalanan melalui darat memakan waktu 4 jam dari kota Jambi untuk sampai di sana.

Instalasi kami lakukan di gedung baru yang baru saja selesai direnovasi. Tetapi teknisi kami harus menunggu beberapa hari sebelum melakukan pemasangan karena saat datang ternyata gedung belum siap untuk ditempati.
BCA yang merupakan bank terbesar di Indonesia juga adalah bank dengan jumlah ATM (Anjungan Tunai Mandiri) terbanyak di Indonesia. PT Bank Central Asia, tbk - secara komersial dikenal dengan nama BCA, merupakan perusahaan publik yang memberi pelayanan prima pada nasabah.
Selama 2 tahun ini secara bertahap mesin antrian Grade-Q sudah terpasang dihampir seluruh kantor cabang utama (KCU) BCA wilayah VII. Desain Grade-Q untuk BCA kami sesuaikan secara khusus sesuai pensanan warna khas BCA. Pemasangan mesin antrian di BCA cabang manapun ternyata mempunyai pengalaman tersendiri. Petugas pada setiap cabang selalu melontarkan pertanyaan-pertanyaan kritis terpusat pada produk.
Tidak macam-macam selalu fokus pada produk. BCA merupakan Bank yang memiliki ATM terbanyak di seluruh Indonesia. Ada kesamaan struk kertas ATM yang biasa digunakan BCA dengan kertas printer mesin antrian yang kami miliki. Keduanya berukuran diameter 8 cm. Hanya saja gulungan struk ATM yang biasa BCA gunakan setebal 20cm sedangkan untuk printer mesin antrian hanya 8 cm. Sisa kertas struk setelah diambil dari ATM dapat digunakan untuk mesin antrian mencetak nomor antrian.